Senin, 18 September 2017

Ucapan Terima kasih FSLDK SU Kepada UKMI AD-dakwah USU dan UKMI POLMED

Tidak ada komentar:


Ucapan Terimakasih FSLDK SU kepada UKMI Ad-Dakwah kepada 15 Lembaga Dakwah Fakultas se USU yang juga merupakan kader-kader terbaik UKMI Ad-Dakwah USU, serta Kami Mengucapkan Terima Kasih kepada Keluarga Besar UKMI POLMED yang berkontribusi banyak dalam Aksi Dana Konser Amal Untuk Rohingya dan elemen yang membantu.

Ucapan Terimakasih juga buat para Lembaga Dakwa Kampus, terutama UKMI POLMED dan UKMI Ad-Dakwah Beserta Lembaga Dakwa Fakultas USU yang telah mempercayakan Kami FSLDK SUMATERA UTARA Untuk memegang Dana Peduli Rohinya.

Alhamdulillah, dana yang terkumpul dalam aksi Peduli Rohingya hari ini sebesar Rp. 16.752.800,- + RM 2. ditambah dari Donatur sebesar Rp. 5.042.200,- , total : Rp. 21.795.000,-
Melalui FSLDK SU Dana akan diserahkan kepada PKPU SumateraUtara

Senin, 24 Juli 2017

Halal Bi Halal Bersama FSLDK Sumatera Utara

Tidak ada komentar:
Halal Bi Halal
Bersama FSLDK Sumatera Utara

Telah terselenggara Agenda Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh FSLDK Sumatera Utara bersama beberapa LDK di Medan dan Binjai sudah terlaksana pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 di Aula Kampus B UMN Al Washliyah.
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
  •  Email : FSLDKSumateraUtara@gmail.com
  • Twitter : @FSLDK_Sumut
  • Instagram : @FSLDK_Sumut
  • FanPage : FSLDK sumatera Utara
  • Line@ : @qyh7499x
  • Web : www.fsldkindonesia.org


•Berkarya Dan Bersinergi Untuk Sumut Mandiri•

Kamis, 13 Juli 2017

WORKSHOP REKRUTMEN LEMBAGA DAKWAH KAMPUS

Tidak ada komentar:
WORKSHOP REKRUTMEN LEMBAGA DAKWAH KAMPUS



Kader merupakan aset termahal dari gerakan dakwah, bukan lembaga, fasilitas, atau dana sekalipun. Sebuah pekerjaan yang tak akan selesai dalam 3 tahun masa kuliah apalagi hanya 1 kepengurusan. Oleh karenanya ‘aset termahal’ ini merupakan aset yang harus diutamakan ‘kelestariannya’. Tongkat estafet ini akan terus digulirkan, maka kita harus menyiapkan sprinter selanjutnya yang akan melanjutkan ke garis finish. Karena ketika dakwah kampus tak ada kader, layaknya kereta yang tak ada masinis dan bahan bakarnya. Kereta dakwah yang salah satu gerbongnya LDK, akan berhenti sebelum sampai ke pemberhentian terakhir, stasiun impian. Maka dari itu Workshop Rekrutmen menjadi kegiatan untuk meningkatkan dan menyiapkan kader - kader dakwah kita.

Pemateri : Puskomda/FSLDK-SU
Tanggal : 16 Juli 2017
Waktu : 09.00 - 17.00
Tempat : PoliMedia PSDD Medan, Jl. Guru Sinumba No.06 Medan Helvetia

Info registrasi :
082304473869 (Ikhwan)
082350421729 (Akhwat)

Nb. Biaya peserta Rp.10.000 sebagai kontribusi


📧 LINE : @wbb8647a
📷 IG : ldkimipalmuqsith
👥 FB : LDK IMIP Al-Muqsith
📩 Email : ldkimipalmuqsith@gmail.com
-----------------------------------------------------------------
© Divisi Kaderisasi
LDK IMIP Al-Muqsith 2017

#Ayohijrah #Menjadilebihbaik

Senin, 20 Februari 2017

Barakallah 10 tahun ISC AL-IMAN

Tidak ada komentar:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
#Barakallah10tahunISCALIMAN


ALhmadulillah, sehubungan dengan milad  ISC (Islamic Study Center) AL-IMAN yang ke 10 tahun. Kami dari FSLDKSU akan mengulas sedikit sejarah terbentuknya LDK ISC AL-IMAN.
ISC (Islamic Study Center) AL-IMAN merupakan sebuah lembaga Dakwah Kampus yang berada di STKIP Budi Daya Binjai, Berawal dari rasa kebanggaan atas kuantitas umat muslim di STKIP Budi Daya Binjai Sekaligus berkaca pada kondisi mahasiswa muslim yang menurunnya akan kualitas pemahaman keislaman dikalangan kampus. Sehingga, keadaan tersebut mampu menggetarkan hati juga menggerakkan langkah sembari meluruskan niat untuk mendirikan ISC (Islamic Study Center) AL-IMAN.

                ISC AL-IMAN berdiri pada 20 Februari 2007. Dan sudah menjadi organisasi intra kampus. Nama ISC ini awalnya berasal dari usulan mahasiswa prodi B.Inggris di STKIP Budi Daya Binjai. Sementara Al-Iman besaral dari nama mushollah yang ada di kampus STKIP Budi Daya Binjai.
Hampir seluruh kegiatan ISC  berasal dari bangunan mushollah kampus yang bernama AL-IMAN.
Maka tidak asing lagi jika mendengar ataupun membaca ungkapan “ dari masjid kampus lahirnya peradaban”
                Dan kini sudah 10 tahun sudah perjalanan ISC AL-IMAN. Tentu banyak hal-hal yang telah dilalui mulai dari terikatnya persaudaraan yang terjali dan dalam bingkai yang bernama ukhuwah. Silih berganti kepengurusan berjalan dengan penuh akan agenda-agenda yang sangat bermanfaat yang dinamakan agenda Dakwah. Dan masih banyak lagi tentunya hal lainnya. Nah kesemuaan itu sebuah pengorbanan tulus serta perjuangan tanpa balasan hingga saat ini. Mungkin itu semalam atau saat ini tapi itu akan terus berkelanjutan sampai nanti. Segala hal yang telah dilalui hingga sampai 10 tahun ini menjadi merupakan bukti nyata dan hal yang harus disyukuri.
                Sebuah harapan sekaligus do’a yang diberikan Ketua ISC AL-IMAN
“Semoga ISC AL-IMAN mampu menjadi organisasi terbaik di kampus, juga menjadi organisasi  yang mencetak orang-orang baik dan selalu menebar kebaikan di bumi kampus SKTIP Budi Daya Binjai, semoga semakin solid,semakin istiqomah,dan tentunya kepenjuru ISC AL-IMAN, selalu istiqomah dalam mengemban amanah-amanah Dakwah” YULI Priyanto ( Ketua Umum ISC AL-IMAN, 20 Februari 2017)

Barakallah teruntuk usia yang sudah sampai 10 tahun. Diusia yang ke 10 ini semoga Allah semakin menguatkan langkah dalam menebar benih-benih kebaikan dimanapun,juga bermanfaat bagi umat Aamiin.




Selasa, 24 Januari 2017

Selamat Hari Gizi Nasional 25 Januari 2017

Tidak ada komentar:

Hari Gizi Nasional 2017 [25 Januari 2017]
25 Januari selalu diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Nah, sudah sejauh manakah kita memenuhi asupan gizi harian kita? Makanan sehari-hari tidak hanya sekedar mengisi perut yang kosong hingga merasa kenyang. Akan tetapi, makanan sehari-hari harus disertai dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Secara singkat, gizi dapat diartikan sebagai nutrisi yang terkandung di dalam asupan makanan sehari-hari dan diperlukan oleh tubuh kita.
Sejak berada di sekolah dasar kita sudah tidak asing mendengar semboyan “4 Sehat 5 Sempurna”. Semboyan ini dijadikan pedoman pemenuhan gizi masyarakat secara lengkap di dalam makanan sehari-hari. Empat sehat lima sempurna ini terdiri atas makanan pokok, lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, dan yang terakhir sebagai penyempurna adalah susu. Yang perlu kita ingat, semboyan 4 sehat 5 sempurna harus dipenuhi secara bertahap dan seimbang. Jika dikonsumsi secara berlebih malah akan menimbulkan masalah lainnya terhadap tubuh. Sesuatu yang berlebihan malah akan menimbulkan masalah lainnya bukan? Jadi, tetaplah seimbang.
Tidak sekedar gizi. Kehalalan makanan juga harus diperhatikan secara hati-hati. Asupan makanan kita juga harus memenuhi kriteria “Halalan Thayyiban”, baik dan bergizi serta terjamin kehalalannya. Untuk makanan kemasan yang sudah lulus tes kehalalan, biasanya akan ada logo resmi dari Majelis Ulama Indonesia sebagai lembaga yang berwenang untuk fatwa halal. Selain itu, kita harus tahu betul komposisi dari makanan tersebut. Jangan sampai kita lengah sehingga terdapat bahan-bahan yang diharamkan di dalam makanan yang kita konsumsi padahal itu akan mempengaruhi kualitas tubuh dan hati kita.
Manusia pada fitrahnya memiliki 3 potensi di dalam dirinya yang harus senantiasa dalam kondisi seimbang. Ketiga hal tersebut  adalah jasad (fisik), akal, dan ruh (rohani). Seperti yang kita tahu, asupan makanan akan selalu mempengaruhi kondisi kesehatan jasad manusia, bahkan ikut mempengaruhi kualitas akal dan ruh juga loh. Oleh karena itu, mulai dari sekarang yuk mulai perhatikan apa-apa saja yang kita konsumsi. Makan bukan sekedar kenyang, ya!
“Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal dan baik terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sungguh syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. 2 : 168)

Yuk, senantiasa mensyukuri nikmat sehat yg telah diberikan ini, sebelum tibanya saat sakit.
Info lebih lanjut bisa di lihat dan koment di bawah ini:




Sabtu, 01 Oktober 2016

GSJN (Gerakan Shubuh Ber-Jamaah Nasional) dengan tema"Bangkit untuk Berjaya, Bersama Membangun untuk Indonesia"

Tidak ada komentar:

To all kader Ikhwan Sumut
GSJN (Gerakan Shubuh Ber-Jamaah Nasional) #13 kembali lagi
Kali ini dengan tema: "Bangkit untuk Berjaya, Bersama Membangun untuk Indonesia"
Pemateri: Zuwarbi Wiranda, S.Kom
Pada tanggal
🗓1-2 Oktober 2016, hari Sabtu-Minggu
🕌 Masjid Dakwah USU
yang Insya Allah akan dibarengi dengan  mabit+diskusi+GSJN.
So, don't miss it!!
Presented by: FSLDK Sumut
#PuskomdaSU
#FSLDKSumut
#GSJN13

Sehubungan dengan menyambut Awal Tahun Baru Muharam
Ada apa di bulan Muharam?
Lalu bagaimanakah pandangan Islam mengenai awal tahun yang dimulai dengan bulan Muharram? Ketahuilah bulan Muharram adalah bulan yang teramat mulia, yang mungkin banyak di antara kita tidak mengetahuinya. Namun banyak di antara kaum muslimin yang salah kaprah dalam menyambut bulan Muharram atau awal tahun. Silakan simak pembahasan berikut.
Sebelumnya,
Bulan Muharram Termasuk Bulan Haram
Dalam agama ini, bulan Muharram (dikenal oleh orang Jawa dengan bulan Suro), merupakan salah satu di antara empat bulan yang dinamakan bulan haram. Lihatlah firman Allah Ta’ala berikut.
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)
Ibnu Rajab mengatakan, ”Allah Ta’ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi, penciptaan malam dan siang, keduanya akan berputar di orbitnya. Allah pun menciptakan matahari, bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Sejak itu, Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perputaran dan munculnya bulan, bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab.”[1]
Lalu apa saja empat bulan suci tersebut? Dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.”[2]
Jadi empat bulan suci yang dimaksud adalah (1) Dzulqo’dah; (2) Dzulhijjah; (3) Muharram; dan (4) Rajab.  Oleh karena itu bulan Muharram termasuk bulan haram.
Di Balik Bulan Haram
Lalu kenapa bulan-bulan tersebut disebut bulan haram? Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah mengatakan, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna.
Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.”[3]
Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan, sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. Sufyan Ats Tsauri mengatakan, ”Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya.”
Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.”[4]
Bulan Muharram adalah Syahrullah (Bulan Allah)
Suri tauladan dan panutan kita, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
”Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.”[5]
Bulan Muharram betul-betul istimewa karena disebut syahrullah yaitu bulan Allah, dengan disandarkan pada lafazh jalalah Allah. Karena disandarkannya bulan ini pada lafazh jalalah Allah, inilah yang menunjukkan keagungan dan keistimewaannya.[6]
Perkataan yang sangat bagus dari As Zamakhsyari, kami nukil dari Faidhul Qodir (2/53), beliau rahimahullah mengatakan, ”Bulan Muharram ini disebut syahrullah (bulan Allah), disandarkan pada lafazh jalalah ’Allah’ untuk menunjukkan mulia dan agungnya bulan tersebut, sebagaimana pula kita menyebut ’Baitullah’ (rumah Allah) atau ’Alullah’ (keluarga Allah) ketika menyebut Quraisy. Penyandaran yang khusus di sini dan tidak kita temui pada bulan-bulan lainnya, ini menunjukkan adanya keutamaan pada bulan tersebut. Bulan Muharram inilah yang menggunakan nama Islami. Nama bulan ini sebelumnya adalah Shofar Al Awwal. Bulan lainnya masih menggunakan nama Jahiliyah, sedangkan bulan inilah yang memakai nama islami dan disebut Muharram. Bulan ini adalah seutama-utamanya bulan untuk berpuasa penuh setelah bulan Ramadhan. Adapun melakukan puasa tathowwu’ (puasa sunnah) pada sebagian bulan, maka itu masih lebih utama daripada melakukan puasa sunnah pada sebagian hari seperti pada hari Arofah dan 10 Muharram. Inilah yang disebutkan oleh Ibnu Rojab. Bulan Muharram memiliki keistimewaan demikian karena bulan ini adalah bulan pertama dalam setahun dan pembuka tahun.”[7]
Al Hafizh Abul Fadhl Al ’Iroqiy mengatakan dalam Syarh Tirmidzi, ”Apa hikmah bulan Muharram disebut dengan syahrullah (bulan Allah), padahal semua bulan adalah milik Allah?”
Beliau rahimahullah menjawab, ”Disebut demikian karena di bulan Muharram ini diharamkan pembunuhan. Juga bulan Muharram adalah bulan pertama dalam setahun. Bulan ini disandarkan pada Allah (sehingga disebut syahrullah atau bulan Allah, pen) untuk menunjukkan istimewanya bulan ini. Dan Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sendiri tidak pernah menyandarkan bulan lain pada Allah Ta’ala kecuali bulan Allah (yaitu Muharram).[8]
Dengan melihat penjelasan Az Zamakhsyari dan Abul Fadhl Al ’Iroqiy di atas, jelaslah bahwa bulan Muharram adalah bulan yang sangat utama dan istimewa




Senin, 26 September 2016

FSLDK SUMUT dalam kegiatan PUSKOMDAYS

Tidak ada komentar:


FSLDK SU (Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus Sumatera Utara)  atau sering disebut Puskomda Sumut (Pusat Komunikasi Daerah Sumatera Utara), Telah menyelenggarakan kegiatan PUSKOMDAYS, dimana dalam kegiatan PUSKOMDAYS ini mendatangkan pemateri  yang sangat luar biasa dari ITB, inilah nama pemateri yang dari Kampus ITB Mohamad Rajiv Al basith, Khalid Nur Rahman, Ahmad Wali Radhi, Khidir M Setya Zaman. Dimana  kegiatan besar ini diadakan pada tgl 24-25 september  2016  yang meliputi kegiatannya yaitu:

·         Training Center Dakwah (TCD)
·         DaurahAsykariah (DA)
·         Great Muslim Training (GMT)

Dari rangkaian acara ini yang meliputi Training Center Dakwah (TCD), DaurahAsykariah (DA), Great Muslim Training (GMT) yang dimulai hari Sabtu 10.00-17.00WIB ini dinamakan PUSKOMDAY’s, dimana kegiatan ini diadakan di POLMED (PoliteknikNegeri Medan).
Dari rangkaian acara ini masing-masing memiliki perbedaan target dan konsep yang berbeda pula, yang tentunya sangat menarik dan apa itu perbedaan masing-masing acara tersebut??
Inilah sekilas info acara PUSKOMDAY’S
  • Training Center Dakwah (TCD): suatu kegiatan yang meliputi trainer yang bersekala internasional yang tentunya dari puskomnas langsung yang melatih.
  • Daurah Asykariah(DA) : Dimana Daurah Asykariah ini lebih kepengetauan,keahlian,pencerdasan dimana untuk mengembangkan informasi atau ISU.
  • Great Muslim Training (GMT) : yang terakhir ini lebih kedaurah dimana mencakup daurah muslimah yang bener-bener tingkatannya pertama dan menjadikan seorang muslimah yang baik dan menurut syariat islam tentunya.

Jadi tidak kemungkinan untuk tidak menghadiri acara yang Tentunya sangat menarik dan sangat menambah pengetahuan kita khususnya pengetahuan tentang agama Islam.
Dibuktikan peserta yang menghadiri sangat bersemangat  dimana dari peserta puskomdays ada yang dari LDK Padang Sidempuan, LDK Kisaran,dan diikuti LDK USU, LDK Unimed, LDK  UINSU dan lain lagi.
Dimana para peserta sangat semangat di hari pertama dimulai acara, inilah kesemangatan yang dimiliki oleh para peserta
                                                   
       

       

        

        

        

Dan setelah hari pertama selesai dan dilanjutkan peserta mengikuti MABIT (” Malam Bina Iman dan Taqwa”. ) yang diadakan di Masjid FARMASI USU.
         
Setelah beberapa rangkaian kegiatan di MABIT selesai , disambutlah oleh mentari pagi dan dilanjutkan kegitan di hari kedua dan inilah rangkaian foto kegiatan di hari kedua




Dan setelah kegiatan dihari kedua yang tidak kalah serunya dan tentunya sangat menambah pengetahuan buat para peserta keseluruannya.
Nah sampailah ke acara puncaknya dimana acara puncak ini buat para peserta terkhusus peserta TCD diharapkan dapat memangun dan menjadikan LDK yang ada di daerah Sumatera Utara lebih baik lagi.
Dan dilanjutkan acara penutup Setelah rangkaian acara telah selesai, lalu diikuti oleh foto bersama peserta dan panitia PUSKOMDAYS.


Harapan kami kepada seluruh peserta PUSKOMDAYS agar terus semangat meyuarakan dakwah di berbagai daerah masing-masing.
Seperti dijelaskan (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak)
يَا عَلِيُّ، لَأَنْ يَهْدِيَ اللهُ عَلَى يَدَيْكَ رَجُلاً خَيْرٌ لَكَ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ . (رواه الحاكم في المستدرك)
“Wahai Ali, sesungguhnya Allah swt memberikan hidayah seseorang dengan usaha kedua tanganmu, maka itu lebih bagimu dari tempat manapun yang matahari terbit di atasnya (lebih baik dari dunia dan isinya). (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak).
Dan dilanjutkan pada Sabda Rasulullah saw kepada Ali bin Abi Thalib:
قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لِعَلِيٍ: فَوَاللَّهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلاً خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَحُمْرُ النَّعَمِ. رواه البخاري ومسلم وأحمد
 “Demi Allah, sesungguhnya Allah swt memberikan hidayah kepada seseorang dengan (da’wah)mu, maka itu lebih baik bagimu dari unta merah.” (HR. Bukhari, Muslim & Ahmad).
Jadi telah kita ketahui Da’wah yang dilakukan oleh seorang da’i akan membawa manfaat bagi dirinya sebelum manfaat itu dirasakan oleh orang lain yang menjadi objek dawahnya (mad’u). Manfaat itu antara lain adalah terlepasnya tanggung jawabnya di hadapan Allah swt sehingga ia terhindar dari adzab Allah.




 
back to top